Hot Article

Chapter 1- Pangeran yang terbuang |

 Chapter 1- Pangeran yang terbuang | Light Novel Bahasa Indonesia

kata Kunci : download light novel bahasa indonesia,aplikasi baca light novel bahasa indonesia,baca light novel anime,novel wuxia bahasa indonesia,web light novel,baca novel bahasa indonesia,light novel romance bahasa indonesia,novel ringan

“apa wasiat terakhirmu?”kata seorang pria bertopeng,sambil menghunuskan pedang panjang
“tolong jaga keluargaku dan sampaikan permintaan maafku yang kesekian kalinya pada keluarga korban.Katakan bahwa,aku sangat sangat menyesal telah membunuh dia”ujar seseorang yang akan di hukum pancung oleh sang pria bertopeng

Pedang pun di hunuskan dan di tarik keatas lalu siap di tebas..

Kisah Si Mansyur

Kisah Si Mansyur

“TIDAKKK BISA!!!”tiba tiba terdengar terikan seorang pria muda ditengah kerumunan

“whuutttt.....ckiiiittt”pedang yang terhunus itupun mengerem mendadak tepat atas pundak sang tereksekusi

woooo....wooooo...waaaa...waaa


“whatt..?apa yang Anda lakukan,tuan?waduuhh....semua orang ngeliatin kita,jadinya kan ”

“loe diem ajalah,lim....Ini urusan gue dengan tuh orang,untuk kali ini lu liatin ajalah,oke...”

“HEIII,PAHLAWAN BERTOPENG....KAU TAK SEPANTASNYA,BERLAKU SEMENA MENA DENGAN ORANG ITU”teriaknya lagi

“Siapa kau?dan apa kepentingan mu?”jawab pria bertopeng

“WOOOWWW...KAU TIDAK TAU SIAPA GUE YA COEG?WAH.KURANG AJAR LU...GUE MANSYUR COEG....PANGERAN DARI KERAJAAN SEBRANG,GUE LAGI BERKUNJUNG DIMARI...LOE GAK ADA RASA HORMAT HORMATNYA YA?”

“Walopun,sebenernya Tuan dah di usir dari istana kan?...hihihihihi “ujar selim sambil berbisik

“Loe jangan buka kartu donk lim,kacau lu ah...Lagian kan,gue keluar dari istana juga karena keingingan Gue sendiri... ya,walopun sebenernya Gue sendiri juga bingung sih mau pergi kemana hehehe....Tapi tetep aja,Gue gak pernah merasa di usir Lim..."Bisik Mansyur sambil mencubit Selim


Kisah Si Mansyur


“Lalu apa masalahmu dengan hukuman pancung ini..?bukankah,ini adalah hukuman yang pantas dan bahkan diajarkan dalam agama ?”ujar pria bertopeng

Suasana sejenak hening...dan Mansyur pun menoleh kearah Selim seraya kebingungan

“heeehh...bener ya lim?”kata Mansur sambil berbisik pada selim

“waduhhh...kok bisa bisanya tuan gak tau?Tuan kan pangeran kerajaan..Wah kacau”

“Cereweett....loe kan tau sendiri,gue gak pernah keluar istana...belajarpun,gue ogah ogahan...Musingin kepala coeg”

Drap...dreettt...drappp...tiba tiba muncullah pasukan pengamanan panitia eksekusi,lalu mereka menangkap Selim dan Mansur bersamaan....dan mereka berdua pun di masukkan ke penjara...

“Woiii...woiiii...tung..tunggu dulu,loe semua gak tau ya kalo gue ini pangerang kerajaan sebrang?”ujar Mansur

“CEPPPATTTT JALAAANNNNN”

“I...iya,galak amat sih”ujar Mansyur

Kisah Si Mansyur


“kacau dah tuan gue satu ini....ya,beginilah nasib jadi budak pengawal,hadeeehhh”gumam Selim

mereka pun di giring penjara bawah tanah yang berada tak jauh dari tempat eksekusi tersebut..

“Kacau..masak gak ada satupun orang yang kenal dengan wajah ganteng gue ini”kata Mansyur

“Ya,gimana mau dikenal...keluar istana aja gak pernah,tuan!!!... tuan!!!!..hahaha"canda si Selim


(2 hari kemudian,diruang penjara bawah tanah yang sunyi dan sepi)

tap tap tap tap (suara kaki melangkah),dan terlihatlah seorang wanita muda berpakaian rapih

“hu hu hu....Sungguh sebuah ironi,diatas ironi”ucap sang wanita misterius(berbicara sambil melangkah menuju penjara tempat Mansyur dan selim berada)

“Loe ngeledek ya?hai wanita tua”ujar Mansyur

“hahaha...Lihatlah dirimu.Sudah jatuh ditimpa tangga pula,itulah Nasibmu sekarang...hahaha.Aku telah mengetahui berita tentang pengusiranmu dari Istana,dan sekarang kau hanya bisa meringkuk disini karena kekonyolanmu sendiri hahahah...ooh,maaf mungkin aku sedikit lancang..Perkenalkan,aku adalah Mita Minassalam,Perwakilan duta besar kerajaan Sribuza untuk Kerajaan Bulk”

“Ya,aku pernah ngeliat loe saat pelantikan kenegaraan di Istana Sribuza..gak gue sangka,loe di tempatkan disini sebagai Duta perwakilan...Dan,ayolah...Gue gak pernah benar benar diusir dari Istana kaleee...loe dapet kabar Hoax tuh,gue keluar dari Istana justru karena keinginan gue sendiri,sebagai persiapan gue untuk menjadi Raja yang hebat di masa depan”kata Mansyur

Kisah Si Mansyur


“Kau tak perlu berbohong lah..Kau sangat ingin keluar dari penjara menyedihkan ini ya?sampe-sampe harus berbohong segala”ujar Mitamin

“Tidak....Tuan Mansyur benar”Selim menyela
“Buat apa coba,Raja Sribuza sampai harus repot repot memberikanku perintah untuk menyertainya sebagai pengawal pribadi,selama ia berada di luar wilayah Kerajaan...?kalo emang Tuan Mansyur sudah di usir dan di coret dari keluarga kerajaan?”

suasana menghening

“ini hanya perhitunganku sih”Selim meneruskan “Tapi,situasinya sudah jelas bahwa Tuan Mansyur sebagai satu satunya pewaris tunggal kerajaan Sribuza telah di jebloskan di penjara kerajaan tetangga yang merupakan sekutu sekaligus sama sama bagian dari wilayah perlindungan United.Kamu tahu kan,apa yang akan terjadi bila kabar ini menyebar sampai ke telinga Raja Sribuza?”

Mita kembali terdiam dan berfikir keras

“Hmm..haha...Jadi begitu ya,sekarang Loe cuma punya satu pilihan,keluarkan kami dari sini dan jamu kami sebagai tamu negara.Sebagai imbalannya jabatan Loe sebagai Perwakilan Kerajaan Sribuza di mari,bakal tetep aman sentosa tak akan terusik sama sekali.Sepakat?”ujar Mansyur sombong

“Hmm....Kalo benar,apa yang kau katakan...Oke baiklah,kita sepakat”kata Mita(sambil bersalaman tangan dengan Mansyur)

Merekapun dikeluarkan dari penjara dan diperlakukan sebagai tamu negara.Lalu,mereka di bawa ke Istana negara dengan menggunakan kereta kuda


sfx :dru duk dru duk dru duk

(scene diambil dengan cara,kereta kuda melangkahi kamera)

"Huahhhh...akhirnya lolos juga gue dari penjara sempit itu..hahaha,kita beruntung Lim"Ujar Mansyur

"Kita bisa masuk kesana kan,gara gara Tuan...capedeh "

"Iya dah maaf...loe juga sih,gak ngasih tau gue dari awal...Untung kita punya pemandu wisata,disini.Aman lah hehehe "

"Pemandu wisata?"tanya Mita

"Eh btw,apakah hukum penggal itu gak terlalu kejam ya?Bukankah ajaran agama penuh dengan kasih sayang Lim?" tanya Mansyur

"Ajaran agama emang penuh dengan kasih sayang,Tuan.Tapi selain itu kan ada juga aspek keadilan dalam agama..Dan hukum penggal adalah bagian dari aspek keadilan agama tersebut,Tuan..Coba anda bayangin kalo si pembunuh gak di hukum secara adil dengan cara di penggal...Pembunuhan akan merajalela,Tuan...Gak akan ada lagi orang yang takut untuk menghilangkan nyawa orang lain dan gak akan ada lagi juga,orang yang jera setelah melakukan kejaharan ,ya kan?" papar Selim

"Bener juga sih,tapi gimana kalo tuh tersangka salah orang,dan lalu gimana bila si pelaku membunuh karena terpaksa atau membela diri misalnya?"

"Itu kan,sudah disidang terlebih dahulu Tuan..Sidangnya juga bisa sampe bertahun tahun kok,.Selama waktu yang panjang itu,si pelaku diberi kebebasan untuk bisa membela diri,membuktikan kalau dia tak bersalah dan memberikan alasan kenapa dia sampe membunuh..Kalo alasan dan buktinya masuk akal,Hukum penggal bisa aja di batalkan..Lagian,hukum penggal kan dilakukan bila keluarga korban yang meminta...Kalo keluarganya gak minta dan mengikhlaskan,Hukuman penggal bisa di gantikan dengan hanya membayar denda saja kok...Begitu Tuan.."
"Ooo...gitu ya Lim?ya ya,Gue paham sekarang kenapa tuh hukuman ada dalam peraturan agama dan diterapkan dalam peraturan Negara.."

(Mansyur pun menoleh ke arah Mita)
"hmmm eh Btw,Mit..Ini masih jauh gak sih,lama amat sampenya?capedeh"
"Sabar sedikit donk,sebentar lagi sampe kok" jawab Mita

(Kamera ke atas,menjauhi kereta)

Sesampainya di sana
"Wew...keren juga nih istana..atepnya tingkat bertingkat cuy"kata Mansyur

"Dah buruan masuk" kata Mita
"Lah kan,Elo yang jadi duta besar disini...Loe duluan donk,buruan masuk sanah"

"Ya ya..capedeh"
.



(scene berganti di sebuah ruang tamu istana)

"Yang Mulia Raja,perkenalkan Dia adalah pewaris tunggal dari kerajaan sebrang kerajaan Sribuza.Dia sedang berkunjung disini"ujar Mita
"Suatu kemuliaan bisa menunjukkan Kerajaan saya ini pada anda,yang terhormat Pangeran Muda Kerajaan Sribuza.Salah satu sekutu dekat kerajaan kita "Kata Raja
“Silahkan silahkan,silahkan di nikmati hidangannya,tak usah sungkan sungkan..Anggap saja seperti kampung halamanmu sendiri”

Kisah Si Mansyur

“Terima kasih atas keramahan tamahan Anda yang Mulia Raja...Ya,saya sangat senang dan nyaman berada di wilayah kerajaan Anda”
“Syukurlah kalau begitu,bagaimana kabar di negara sebrang?”
“Sangat baik yang Mulia...Seperti biasa,tak ada Kejadian khusus disana”
'Syukurlah"
“Btw,sepertinya disini sedikit ada permasalahan ya Tuan Raja?Saat di perjalanan tadi sepertinya saya melihat ada kerumuhan Warga yang terlihat marah dan di kawal oleh beberapa pasukan kerajaan”Ujar Selim menyela pembicaraan
“Ya,bukan masalah besar juga sih....Biasa lah,persengketaan tanah dengan kaum minoritas.Mereka seperti biasa,selalu saja memprotes kebijakan pemerintah seperti seolah mereka paling berkuasa disini”
“Waduh...bahaya juga tuh,lalu gimana penyelesaiannya Tuan Raja?”

“Mungkin besok,saya akan mendiskusikan dahulu masalah ini dengan para penasehat kerajaan...Jika tak ada penyelesaian pun,dengan terpaksa status makar akan di berikan pada mereka....Tenang saja,masalah ini tak akan mengganggu kunjungan kalian di sini.Kalian akan tetap aman berkeliling di wilayah kerajaan ini.Saya akan menugaskan pasukan Khusus untuk menjaga kalian”

“Tidak,tidak usah repot repot yang Mulia.Izinkan saya untuk menolak perlindungan yang anda berikan...Saya telah mempunyai satu pengawal pribadi disini,dan Mita sebagai pemandunya.Itu sudah cukup bagi saya”Ujar Mansyur

“ooo...tak masalah kalau begitu.Karena sudah malam,sebaiknya besok saja kalian berkelilingnya.Malam ini kalian silahkan beristirahat disini”

“Terima kasih yang Mulia”

(Keesokan harinya,
Diperjalanan menggunakan kereta...menuju alun alun kota,mereka pun bercengkrama)


“Hadeeehhh....sepi amit dah,hu ha hu....Hei Mit,kita ini mau kemana sih?”tanya Mansyur
“cerewett lu ah,dh ikut aja lah...gak usah banyak cincong”

“Waduhhh,begini aslinya si Mita..Kemaren maren bahasanya formal amat,eh sekarang malah......hehehe”kata Mansyur dalam hati

“Btw,loe masih muda tapi dah jadi perwakilan diplomatik,hebat juga lu ya...Salut dah”

“Jadi duta besar,emang dah jadi cita cita gue dari kecil kaleeee,Bukannya sombong ya....Tapi,gue emang dari kecil dah hobby baca baca buku tentang politik,bahasa asing,sejarah dan dasar perbandingan agama..biasa lah”

“ooo...Jadi sekarang impian lu dah kecapai semua ya.Btw,ortu lu ditinggal di Sribuza Mit?”

Mita terdiam

Kisah Si Mansyur

“Ortu dia dah meninggal semua saat dia masih kecil,Tuan...Lalu dia diasuh salah satu jendral di kerajaan Sribuza,Dan saya rasa sekarang Mita lagi beruka karena tuh jendral gugur saat bertugas peranga, atas perintah United melawan penjajah Mongol beberapa Tahun lalu”kata Selim

“Wah....maaf ya Mit,gue turut berduka deh”
“Gak apa apa kok,bener kata lu...Gue malah bersyukur karena impian gue dah tercapai semua....Kecuali satu sih..”

“apa itu?”

Mita terdiam

“oke...kalo loe gk mau ngasih tau ya gak apa apa sih”

Suasana pun menjadi hening sejenak

“Hei Mansyur,sebenernya apa sih tujuan loe dateng kesini?gk ada tujuan kan?”tanya Mita

“Wah,kurang ajar lu...manggil gue pake nama panggilan.Eh,tapi gak apa apa juga sih,biar lebih akrab hehehe.Loe mau tau tujuan gue kesini?simple,gue mau ngeliat dengan mata kepala gue sendiri para pemimpin pemimpin hebat di dunia.Dan,semua itu di mulai dari sini.Pengalaman adalah guru terbaik kan?”

“Lalu,bagaimana menurut loe tentang kepemimpinan Raja kerajaan Bulk?”

“Dia Raja yang baik,ramah dan sangat berwibawa.gue rasa,dia pemimpin yang sangat ideal”

“hahah...loe dah ketipu mentah mentah Sur.Dia itu tipe pemimpin kejam dan licik,dia naik tahta setelah menang dalam perebutan kekuasaan dengan saudara tirinya.Trus,loe tau gak tentang masalah persengketaan tanah yang dibicarakan kemarin?”

“kenapa emang?”

“Persengketaan itu sebenarnya terjadi karena,sang raja ingin menggusur rumah ibadah kaum minoritas dan pengen dia ubah menjadi Tempat ibadah agama mayoritas”

“Bukankah,itu bertentangan dengan hukum agama,Lim?”(Mansyur menoleh ke Selim)

“Ya benar,itu sebenarnya sangat bertentangan dengan Hukum agama”ujar Selim

“Dan hukum kerajaan juga...Kalo kebijakan ini sampai ke telinga penguasa pusat United.Sudah pasti Raja Bulk akan di hukum pancung dan seluruh negara anggota United pasti akan mengkutuk kebijakannya.Karena,Dia seolah ingin memaksakan agama pada kaum minoritas secara tidak langsung..Perbuatan yang paling di larang dalam peraturan perundang undangan negara yang berlindung pada United”Ujar Mita

“Hmm..Bukankah,sidang parlemen dan penasehat kerajaan dilakukan hari ini Mit?”

“ya benar,kenapa emang?”

“Ayo kita segera kesana Mit”

“Apa yang mau loe lakuin?”

“CEPATLAAAHHH...”

“o...Oke”

Sementara itu di Gendung parlemen

“Pembahasan penting kita adalah,bagaimana mengatasi para minoritas itu agar mau menyerahkan rumah ibadah mereka pada kerajaan”Ucap Raja memulai diskusi

“Yang mulia,tidak ada cara lain lagi...Kita harus menggusur tempat ibadah mereka secara paksa”ujar salah satu penasehat

“Tidak,sebenarnya upaya kita untuk menggusur rumah ibadah mereka itu adalah sebuah kesalahan fatal....Mereka kan juga rakyat kita juga yang membutuhkan perlindungan dan kebebasan beragama”kata penasehat lainnya

“Bukankah,kaum kita adalah kaum Mayoritas disini..?sudah sepatutnya mereka taat pada kaum mayoritas”

“Cukup...diaaaam..Perdebatan kita cukupkan sampai disini,kita tentukan diskusi ini dengan cara Voting”Ujar Raja

(Dan,hasil voting pun di tentukan...hasilnya,tak terlalu mengejutkan...Mayoritas anggota parlemen menyetujui kebijakan penggusuran dan penghancuran paksa rumah ibadah)

“Baiklah,dengan hasil ini sudah di putuskan bahwa saya memerintahkan penggusuran paksa terhadap Rum....”

sfx : Braaakkkk

“TUNGGGGUUUUU DULUUUU”Teriak Mansyur yang tiba tiba mendobrak pintu,lalu diikuti oleh Selim sementara Mita menunggu di luar

“Yang Mulia,kebijakan Anda itu sangatlah salah dan tidak sepatutnya di lakukan oleh Raja dari kerajaan yang damai sentosa seperti kerajaan Anda ini”

Kisah Si Mansyur

“Kau tidak tahu apa apa nak,kita pernah berperang dengan kaum kaum mereka di luar sana..Dan melihat secara langsung kehidupan kaum kita disana.Rumah rumah ibadah kita di negri minoritas,dibabat habis dan di bakar...Apa perasaanmu ketika melihat kenyataan itu?”

“Tidak yang Mulia,dendam tak akan menyelesaikan masalah...Kalaupun,Anda ingin tetap melakukan hal yang sama.ANDA TAK BEDANYA DENGAN MEREKA..ANDA HANYALAH PEMIMPIN BERTANGAN BESI TAK UBAHNYA SEPERTI KAUM BARBAR”

“TANGKAP BOCAH INIIIIII.....MASUKKAN DIA PENJARA BAWAH TANAH”teriak Raja



“Tunggu dulu yang Mulia,kendalikan emosi Anda..Fikirkan baik baik,apa akibatnya bila anda melakukan hal ini?akan terjadi perang saudara..Dan apa yang akan di lakukan United pada kerajaan yang memicu adanya perang saudara di wilayah kekuasaannya?United bisa saja memerintahkan seluruh negara anggota United untuk menyerang dan menglengserkan kekuasaan Anda...Tolong Anda fikirkan itu dulu baik baik”ujar Selim

“DIAAAAMMMM...PENGAWAL,PENJARAKAN MEREKA BERDUA”

“SIAPPPP YANG MULIA......CEPAAATTTT JALAN”teriak pengawal
"TUNGU YANG MULIA,ANDA TAK BISA MELAKUKAN INI PADA SAYA.....YANG MULIAAAAAA" teriak Mansyur sambil di seret keluar ruangan oleh salah satu pengawal kerajaan

krieeeetttt.....Blammmmm (suara pintu)

(keesokan harinya,di penjara itu)

sfx : tap tap tap cring kletek Kriettt(suara pintu penjara di buka)

(Dan muncullah seseorang tak di kenal)

“Apakah benar,kau Pangeran Mansyur?”
“Benar....Bapak siapa ya?”Jawab Mansyur
“Perkenalkan,saya adalah Datuk hang.Salah satu penasehat kerajaan Bulk.Dan yang ada di sebelah saya ini adalah salah satu keponakan dari Raja Bulk,namanya Batuah”
“Suatu kehormatan,saya bisa bertemu Anda Pangeran Mansyur dari Sribuza”Kata Batuah
“okey...lalu,apa kalian berniat membebaskanku atau cuma mau berkunjung aje?”tanya Mansyur
“Tenang saja,kami akan membebaskanmu...Tapi dengan satu syarat”Kata Datuk
“Apa itu?”
“Lebih baik Kau ikut kami sekarang”

Kisah Si Mansyur


Mereka pun di bawa ke suatu tempat pertemuan,yaitu rumah dinas Datuk Hang sang penasehat Kerajaan

“APAAAAA....MENGKUDETA RAJA?”Teriak Mansyur dan Selim

“SSSTTTT...Jangan keras keras...Sebagai konsekwensi kebebasanmu dari penjara itu...,Kau harus ikut serta bersama kami untuk mengkudeta Raja Bulk,malam ini....Bayar denda penjara itu tidak murah lho”Kata Batuah
“Bagaimana cara kau mengkudeta,dengan sedikit orang begini...capedeh?”Lanjut Mansyur
“Tenang saja,Kita telah mendapat dukungan dari hampir Mayoritas penasehat kerajaan,dan tentu saja kaum Minoritas”Kata Batuah
“Bukankah,akan lebih baik jika kalian mengirimkan surat pada United terlebih dahulu”Kata Selim
“Tentu saja kami telah melakukannya,Namun utusan mereka akan tiba dalam waktu lama...Sedangkan genosida terhadap kaum Minoritas akan dilakukan Besok”Jawab Datuk


“Lalu bagaimana dengan rencananya?”
“Kami akan melakukannya tengah malam ini....Kita akan memasuki Kamar Tidurnya,lalu membunuhnya”
“Pastinya,akan banyak pengganggu kan disana?”
“Itu sudah pasti,penjagaan pasti akan lebih ketat belakangan ini”
"Jadi,bagaiman kau mau membunuhnya kalo begitu?"Kata Selim

"Kita akan kesana malam ini,dan berusaha mendobrak kamar itu dan menyingkirkan penjaga lalu membunuhnya..Selesai...Karena itulah,penambahan personil akan sangat bagus dan dibutuhkan"Kata Datuk


"Tak akan mungkin...Tak akan mungkin....masalah utama,kita tak tahu pasti,berapa jumlah pasukan pengawal yang mereka miliki...Masalah selanjutnya adalah,Kudeta dengan terang terangan seperti itu akan menimbulkan keributan...Bukan tak mungkin hal itu akan menimbulkan pertentangan besar,chaos dan berujung perang saudara"Kata Mansyur

"hmmm"

semua orang disitu tak bisa menyembunyikan raut wajah kekecewaan mereka

“Oke, begini saja,....Kita akan gunakan strategi gerilya.Pastikan dulu,kita hanya membunuh satu orang,yaitu Raja.Jangan ada satupun yang terbunuh kecuali Raja.Sepakat?Untuk sementara kita pastikan dulu jumlah para penjaga di depan Rumah dinas Raja,posisi mereka masing masing,dan shif pergantian kerja mereka,lalu setelah itu baru kita sterilisasi secara diam diam dan terstruktur...Setelah itu,barulah Gue akan masuk ke kamar Raja dengan membawa Kampak ini”Ujar Mansyur

"Oke,..Kalo begitu sepakat..Saya serahkan tentang strategi dan komando pasukan padamu,Mansyur"Kata Batuah


BERSAMBUNG

Tidak ada komentar

Translate